Saturday, September 22, 2012

Mencegah Diabetes Dengan Kulit Apel ?

Riset teranyar para ilmuwan di University of Iowa mengklaim, zat alami yang terkandung dalam kulit apel dapat meningkatkan pembakaran kalori dan menurunkan risiko obesitas. Temuan ini tentu menimbulkan harapan, mengingat obesitas dan penyakit terkait seperti diabetes dan perlemakan hati menjadi masalah kesehatan global.

Seperti yang dipublikasi dalam jurnal PLoS ONE, senyawa alami yang terkandung dalam kulit apel itu dikenal dengan nama asam ursolat.
Dalam kajiannya, tim yang dipimpin Christopher Adams dari Fraternal Order of Eagles Diabetes Research Center, University of Iowa, mempelajari dua kelompok tikus yang diberi diet tinggi lemak selama beberapa pekan. Setengah dari hewan ini menerima asupan asam ursolat, sementara sisanya tidak. Yang menarik adalah, tikus yang diberi asam ursolat cenderung mengonsumsi lebih banyak makanan berlemak ketimbang tikus yang tidak mendapatkan suplemen dan tidak ada perbedaan aktivitas di antara kedua kelompok tersebut.

Hasilnya menunjukkan, tikus yang diberi asam ursolat cenderung sedikit mengalami penambahan berat badan, sementara tingkat kadar gula dalam darah mereka juga mendekati normal. Tikus yang diberi asam ursolat juga tidak mengalami masalah terkait obesitas dan perlemakan hati.
Read more ...
Friday, September 21, 2012

5 Manfaat Madu Untuk Kesehatan

Meski mengandung kadar gula yang tinggi, namun madu memiliki berbagai khasiat positif bagi kesehatan. Baru-baru ini penelitian mengungkap manfaat madu untuk meredakan batuk balita di malam hari.

Selain meredakan batuk dan membuat tidur lebih tenang, berikut adalah beberapa khasiat madu yang menganggumkan.

1. Antibiotik oles
Penelitian menunjukkan beberapa penyakit kulit, seperti luka bakar, tergores, hingga bekas jahitan operasi, memberikan respon pada "terapi madu" yang dioleskan di bagian luka. Kandungan alami madu berupa hidrogen perioksida yang diproduksi dari enzim lebah diduga bekerja seperti antibiotika alami sehingga punya daya menyembuhkan.
Read more ...
Wednesday, September 19, 2012

Mengatasi Mual Dengan Jahe

Apakah Anda pernah memanfaatkan jahe untuk mengobati gejala mual dan muntah? Khasiat tanaman yang satu ini memang tidak diragukan lagi dalam mengatasi mual, namun ada baiknya jika kita mengenal sedikit riset yang meneguhkan jahe sebagai obat antimual.

Jahe merupakan tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Di Asia termasuk Indonesia, jahe digunakan untuk mengobati sakit perut, mual, dan diare.

Sebuah riset yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Society of Clinical Oncology, tahun 2009 silam menemukan bahwa jahe dapat mengurangi efek mual pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Riset tersebut dibiayai oleh National Cancer Institute, di mana melibatkan 644 pasien, kebanyakan wanita dengan kanker payudara, yang tengah menjalani kemoterapi di 23 praktik onkologi di Amerika Serikat.
Read more ...
Tuesday, September 18, 2012

25 Manfaat Jeruk Nipis

Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) telah dikenal sejak lama sebagai tanaman yang kaya manfaat. Buahnya berasa pahit, asam dan sedikit dingin, tetapi manfaatnya sangatlah beragam.
Air buah jeruk nipis dapat digunakan sebagai penyedap masakan, minuman, penyegar, bahan pembuat asam sitrat, serta membersihkan karat pada logam dan kulit yang kotor. Bisa juga sebagai campuran jamu.

Sebagai herbal alami, jeruk nipis berkhasiat untuk menghilangkan sumbatan vital energi, obat batuk, peluruh dahak (mukolitik), peluruh kencing (diuretik) dan keringat, serta membantu proses pencernaan.

Read more ...
Sunday, September 16, 2012

4 Jenis Teh Untuk Kesehatan

Teh memang identik dengan kesehatan. Kebiasaan meneguk secangkir teh juga efektif untuk mengurangi stres, mencegah hipertensi, hingga menekan risiko penyakit jantung. Ada berbagai macam teh di dunia, tetapi secara umum ada empat jenis teh yang khasiatnya tak boleh diremehkan.

1. Darjeeling

Teh yang disebut-sebut sebagai teh terbaik di dunia ini dipetik dari tanaman teh yang tumbuh di pegunungan Himalaya wilayah Darjeeling di India.

Baru-baru ini penelitian menemukan manfaat teh untuk menghambat pertumbuhan patogen H.pylori yang bisa menyebabkan sakit radang lambung, tukak lambung, hingga kanker usus. Dan, di antara teh tersebut ternyata teh Darjeeling langsung memberikan efek positif selang lima menit setelah diminum. Untuk mengoptimalkan efeknya, hindari mengonsumsi teh yang dicampur susu.
Read more ...